Tuesday

4 hal yang jarang orang ketahui

Alhamdulillah ter-update juga blog kesayangan ni..huuu.. Dalam perjalanan menjelajah dunia maya ni, saya terjumpa satu artikel yg menurut saya sangat menarik untuk di kongsi bersama sebagai maklumat tambahan bagi diri kita...5 perkara yg jarang di ketahui orang dr blog http://bimbellccrawamangun.wordpress.com...saya ambil 4 poin sahaja sebab poin ke 5 khas untuk orang2 jakarta ...slmt membaca dan mencuba...


1) Nomor kecemasan
Nomor kecemasan untuk telepon bimbit adalah 112. Jika anda sedang di daerah yang tidak menerima signal HP dan perlu memanggil pertolongan, silahkantekan 112, dan HP akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomordarurat bagi anda, dan yang menarik,nomor 112 dapat ditekan biarpun keypaddilock. Cobalah…

2) Kunci mobil ada ketinggalan di dalam mobil?Anda memakai kunci remote?Kalau kunci anda ketinggalan dalam mobil danremote cadangannya di rumah, tinggal telpon orang rumah dengan HP, laludekatkan HP andakurang lebih 30cmdari mobil, dan minta orang rumah untukmenekan tombol pembuka pada remote cadangan yang ada dirumah (waktu menekantombol pembuka remote, minta orang rumah mendekatkan remotenya ke teleponyang dipakainya)
3) Baterai cadangan tersembunyi

Kalau baterai anda hampir habis, padahal anda sedang menunggu telponpenting, dan telpon anda dibuat olehNOKIA, silahkantekan *3370#, makatelpon anda otomatis restart danbaterai akan bertambah 50%.Baterai cadangan ini akan terisi waktu anda mencharge HP anda.



sumber

http://bimbellccrawamangun.wordpress.com
bis ziyadah wat tasarruf Read More......

Wednesday

CintaNYA kepada ku..

Aku minta kepda Allah setangkai bunga segar namun di beriNya aku kaktus yg berduri....

Aku minta kupu2 yg cantik dan menawan namun di bagiNya aku kepompong ulat yg gatal dan menjijikkkan...

Aku kecewa dan sedih, tapi tetap bersabar,..

namun x lama kemudian kaktus tu berbunga indah dan menawan d padang pasir nan luas dan kepompong ulat tu pun perlahan2 mengeluarkan kupu2 yg cantik beterbangan d awana ...

baru ku sedar rupanya begitu cara Allah mengasihi dan Mendidik HambaNya untuk terus tetap bersabar...



Read More......

Sunday

Antara Qadha dan Fidyah Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Penyusun: Ummu Ziyad
Murajaah: Ust. Aris Munandar

Kondisi fisik seorang wanita dalam menghadapi kehamilan dan saat-saat menyusui memang berbeda-beda. Namun, pada dasarnya, kalori yang dibutuhkan untuk memberi asupan bagi sang buah hati adalah sama, yaitu sekitar 2200-2300 kalori perhari untuk ibu hamil dan 2200-2600 kalori perhari untuk ibu menyusui. Kondisi inilah yang menimbulkan konsekuensi yang berbeda bagi para ibu dalam menghadapi saat-saat puasa di bulan Ramadhan. Ada yang merasa tidak bermasalah dengan keadaan fisik dirinya dan sang bayi sehingga dapat menjalani puasa dengan tenang. Ada pula para ibu yang memiliki kondisi fisik yang lemah yang mengkhawatirkan keadaan dirinya jika harus terus berpuasa di bulan Ramadhan begitu pula para ibu yang memiliki buah hati yang lemah kondisi fisiknya dan masih sangat tergantung asupan makanannya dari sang ibu melalui air susu sang ibu.

Kedua kondisi terakhir, memiliki konsekuuensi hukum yang berbeda bentuk pembayarannya.

1. Untuk Ibu Hamil dan Menyusui yang Mengkhawatirkan Keadaan Dirinya Saja Bila Berpuasa
Bagi ibu, untuk keadaan ini maka wajib untuk mengqadha (tanpa fidyah) di hari yang lain ketika telah sanggup berpuasa.

Keadaan ini disamakan dengan orang yang sedang sakit dan mengkhawatirkan keadaan dirinya. Sebagaimana dalam ayat,

“Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” (Qs. Al Baqarah[2]:184)

Berkaitan dengan masalah ini, Ibnu Qudamah rahimahullah mengatakan, “Kami tidak mengetahui ada perselisihan di antara ahli ilmu dalam masalah ini, karena keduanya seperti orang sakit yang takut akan kesehatan dirinya.” (al-Mughni: 4/394)


2. Untuk Ibu Hamil dan Menyusui yang Mengkhawatirkan Keadaan Dirinya dan Buah Hati Bila Berpuasa

Sebagaimana keadaan pertama, sang ibu dalam keadaan ini wajib mengqadha (saja) sebanyak hari-hari puasa yang ditinggalkan ketika sang ibu telah sanggup melaksanakannya.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Para sahabat kami (ulama Syafi’iyah) mengatakan, ‘Orang yang hamil dan menyusui, apabila keduanya khawatir dengan puasanya dapat membahayakan dirinya, maka dia berbuka dan mengqadha. Tidak ada fidyah karena dia seperti orang yang sakit dan semua ini tidak ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah). Apabila orang yang hamil dan menyusui khawatir dengan puasanya akan membahayakan dirinya dan anaknya, maka sedemikian pula (hendaklah) dia berbuka dan mengqadha, tanpa ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah).’” (al-Majmu’: 6/177, dinukil dari majalah Al Furqon)


3 .Untuk Ibu Hamil dan Menyusui yang Mengkhawatirkan Keadaan si Buah Hati saja

Dalam keadaan ini, sebenarnya sang ibu mampu untuk berpuasa. Oleh karena itulah, kekhawatiran bahwa jika sang ibu berpuasa akan membahayakan si buah hati bukan berdasarkan perkiraan yang lemah, namun telah ada dugaan kuat akan membahayakan atau telah terbukti berdasarkan percobaan bahwa puasa sang ibu akan membahayakan. Patokan lainnya bisa berdasarkan diagnosa dokter terpercaya - bahwa puasa bisa membahayakan anaknya seperti kurang akal atau sakit -. (Al Furqon, edisi 1 tahun 8)

Untuk kondisi ketiga ini, ulama berbeda pendapat tentang proses pembayaran puasa sang ibu. Berikut sedikit paparan tentang perbedaan pendapat tersebut.


Dalil ulama yang mewajibkan sang ibu untuk membayar qadha saja.

Dalil yang digunakan adalah sama sebagaimana kondisi pertama dan kedua, yakni sang wanita hamil atau menyusui ini disamakan statusnya sebagaimana orang sakit. Pendapat ini dipilih oleh Syaikh Bin Baz dan Syaikh As-Sa’di rahimahumallah


Dalil ulama yang mewajibkan sang Ibu untuk membayar fidyah saja.

Dalill yang digunakan adalah sama sebagaimana dalil para ulama yang mewajibkan qadha dan fidyah, yaitu perkataan Ibnu Abbas radhiallahu’anhu, “Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” ( HR. Abu Dawud)

dan perkataan Ibnu ‘Umar radhiallahu’anhu ketika ditanya tentang seorang wanita hamil yang mengkhawatirkan anaknya, maka beliau berkata, “Berbuka dan gantinya memberi makan satu mud gandum setiap harinya kepada seorang miskin.” (al-Baihaqi dalam Sunan dari jalan Imam Syafi’i, sanadnya shahih)

Dan ayat Al-Qur’an yang dijadikan dalil bahwa wanita hamil dan menyusui hanyaf membayar fidyah adalah, “Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar diyah (yaitu) membayar makan satu orang miskin.” (Qs. Al-Baqarah [2]: 184)

Hal ini disebabkan wanita hamil dan menyusui yang mengkhawatirkan anaknya dianggap sebagai orang yang tercakup dalam ayat ini.

Pendapat ini adalah termasuk pendapat yang dipilih Syaikh Salim dan Syaikh Ali Hasan hafidzahullah.


Dalil ulama yang mewajibkan sang Ibu untuk mengqadha dengan disertai membayar fidyah

Dalil sang ibu wajib mengqadha adalah sebagaimana dalil pada kondisi pertama dan kedua, yaitu wajibnya bagi orang yang tidak berpuasa untuk mengqadha di hari lain ketika telah memiliki kemampuan. Para ulama berpendapat tetap wajibnya mengqadha puasa ini karena tidak ada dalam syari’at yang menggugurkan qadha bagi orang yang mampu mengerjakannya.

Sedangkan dalil pembayaran fidyah adalah para ibu pada kondisi ketiga ini termasuk dalam keumuman ayat berikut,

“…Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin…” (Qs. Al-Baqarah [2]:184)

Hal ini juga dikuatkan oleh perkataan Ibnu Abbas radhiallahu’anhu, “Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” (HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Syaikh Al Bani dalam Irwa’ul Ghalil). Begitu pula jawaban Ibnu ‘Umar radhiallahu’anhu ketika ditanya tentang wanita hamil yang khawatir terhadap anaknya, beliau menjawab, “Hendaklah berbuka dan memberi makan seorang miskin setiap hari yang ditinggalkan.”

Adapun perkataan Ibnu Abbas dan Ibnu ‘Umar radhiallahu’anhuma yang hanya menyatakan untuk berbuka tanpa menyebutkan wajib mengqadha karena hal tersebut (mengqadha) sudah lazim dilakukan ketika seseorang berbuka saat Ramadhan.

Demikian pembahasan tentang qadha dan fidyah yang dapat kami bawakan. Semoga dapat menjadi landasan bagi kita untuk beramal. Adapun ketika ada perbedaan pendapat dikalangan ulama, maka ketika saudari kita menjalankan salah satu pendapat ulama tersebut dan berbeda dengan pendapat yang kita pilih, kita tidak berhak memaksakan atau menganggap saudari kita tersebut melakukan suatu kesalahan.

Semoga Allah memberikan kesabaran dan kekuatan bagi para Ibu untuk tetap melaksanakan puasa ataupun ketika membayar puasa dan membayar fidyah tersebut di hari-hari lain sambil merawat para buah hati tercinta. Wallahu a’alam.

Maraji’:
Majalah As Sunnah Edisi Khusus Tahun IX/1426H/2005M
Majalah Al Furqon Edisi 1 Tahun VII 1428/2008
Majalah Al Furqon Edisi Khusus Tahun VIII 1429/2008
Kajian Manhajus Salikin, 11 Desember 2006 bersama Ust. Aris Munandar hafidzahullah
Panduan dan Koreksi Ibadah-Ibadah di Bulan Ramadhan, Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah. Majelis Ilmu. Cet 1 2008


Artikel muslimah.or.id

Read More......

Monday

Inter-Faith Dialogue

Organizer : Intellectual Youth Club (IYC)

Place : Audi A
Date : 18th August 2009
Time : 8.15 - 11.00 pm


Speakers :
a) Muslim Representative
b) Hindu Representative
c) Christian Representative
d) Buddha Representative


All invited....Registration booth will be opened 3,4 days before the event..
Read More......

Tuesday

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un

إنا لله وإنا إليه راجعون

بسم الله الرحمن الرحيم

"ولنبلونكم بشيء من الخوف والجوع ونقص من الأموال والأنفس والثمرات وبشر الصابرين * الذين إذا أصابتهم مصيبة قالوا إنا لله وإنا إليه راجعون * أولئك عليهم صلوات من ربهم ورحمة وأولئك هم المهتدون"


Telah berpulang ke rahmatullah , syekh kita, imam kita dan orangtua kta Syekh Abdullah bin Abdul Rahman bin Jibrin pada hari isnin jam 2 lepas zohor bertepatan 20 - 7 - 1430h. Dan akn di sholatkn pada 21 - 7 - 1430 di jami'ah imam turki bin abdullah ( Al jami' al kabir ) Riyadh. Dan akan di kebumikan di pekuburan 'aud.


Semoga Allah melimpahkan rahmat kebaikan dan membalas segala pengorbanan yg telah di curahkan sepanjang hidup beliau menegakkan kalimah Allah dan sunnah rasulNYA di muka bumi ini dengan jannah al firdaus dan segala kenikmatan di dalamnya...amin.

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un

bissayadah wa tasarruf..
di terjemah dr
http://www.ibn-jebreen.com/article2.php?id=68 Read More......

Saturday

Tag dr ilham hamba

Ni wt pertama kali ak wt tag 2 org.. huhu...
thank 2 wawa my beloved friend yg cantik n comel ni yg telah memberi tag kepada saya

so here we goes..



1.What is the most important thing your life?
Rahmat dan RedhaNYA...


2. What is the last thing that you bought with your own money?
Tiket air asia kk - twu...mahalnya..lebih mahal dr kl - sdk yg ku beli ari 2...tp x pe mudah2an Allah ganti dgn yg lebih baik


3. Where do you wish to get married?
Ehmm, x tau r d mana...tggu ari kjadian bru tau..


4. How old you think you will be permanently owned by your love?
Segalanya bergantung pada kehendak tuhan...Allah yg menentukan jodoh...bila dan di mana..mudah2an di percepat heee..


5. Are you in love?
Ya ...saya jatuh cinta...


6. Where was the last restaurant you had dinner?
Hotel impian Morib...prgram kem ibadah...


7. Name the lastest book you bought?
mikhail-ramlee awang mursyid-


8. What is your full name?
sya ada byk nama r..kdg org pggil.. mail (ismail mustafa), man(osman), nur (nur syahadah), din (khairuddin ) huhu..


9. Do you prefer your mom or father?
dulu sya lebih rapat dgn ibu..skrg 2-2..Alhamdulillah,,


10. Name a person that you really wish to meet in real life for the first time.
Rasulullah S.A.W.


11. Christina or Britney?

x kenal sgt pun..


12. Do you do your own laundry?
Kalau rajin 2buat r sendiri...tp klu tgh malas 2...alamat mesin basuh sebelah blik 2 yg jd pembantu setia.


13. The most exciting place you want to go?
Jepun n Korea..=)


14. Camera or Mp3 or Handphone?
Hp..


15. Point out 5 things about the person who tagged you.
[1] Classmate bm saya
[2] Beszfrnd saya.
[3] sama-sama kidal.. heee
[4] Seorg pemalu.
[5] Orangnya cantik.. ;)


16. 3 things i say too often?
[1] Aku boleh buat,,,insyaAllah...
[2] jangan la macam 2...
[3] Semoga Allah memberikan ku kekuatan dan semangt untuk terus belajar dan belajar..


17. Book i've read recently?
Al wala' wal barra' - abu sa'id al qohtoni -
klu novel ...mikhail..


18. 4 songs I could listen over and over again.
1. taubat seorang hamba.
2. Cari Jodoh
3. Yauma tajzu kullu ummah
4. Lagu yuna 2..lupa tajuknya la..


19. 3 things I learned last year?
banyak benda la...x dapat nk ingat semua..



20. 8 people to tag?
tag!!!ehm yg memberi tag ni je la. ;) Read More......

10 Hari Berhijab ---pengalaman batin seorg muslimah--

Ass wr wb

Hari-hariku ketika menjalankan hijab.

Hari 1.

Dengan bismillah dan niatan (insya Allah) ikhlas, saya mulai mengantar putra-putriku ketempat mereka menuntut ilmu. Hari ini memang beda dengan hari hari lainnya, hari ini saya mulai menjalankan hijabku secara maksimal, yang Allah ijinkan.

Pertama pertanyaan terlontar dari putraku, “Ibu, apa yang ibu pakai? Kenapa?” Dengan penjelasan bahwa ibu ingin lebih menjaga mulut dan hati ibu, iapun terdiam.

Reaksi “mulai” terasa lebih tajam ditempat putri bungsuku menjalani terapi. Tidak ada pertanyaan langsung, hanya ekpresi kaget dari teman-teman yang biasa menunggu terapi. Alhamdulillah dengan penuh rasa ikhlas saya terima. Saypun tidak ingin menjelaskan apa-apa.
Sesuai dengan jadwal yang sudah saya rencanakan, hari ini saya meninggalkan putriku, menuju ke sebuah sekolah Islam yang akan, insya Allah, mendidik putri bungsuku awal tahun ajaran 2008. Sekali lagi ekspresi kaget, (hmmm saya merasa seolah saya adalah makhluk ET yang muncul dari negeri antah berantah). Alhamdulillah sekali lagi saya masih diijinkanNYA untuk menerima.

Tiba dirumah dengan putri bungsuku, putri sulungku menyambutku dan tertawa, “Ibu apa yang ibu pakai?, Ah ibu seperti teman-temanku saja” (maklum putri sulungku ini aktif dipengajian disekolahnya). Dan ia diam ketika saya beri penjelasan yang sama dengan penjelasan pada putraku.


Hari ke2.

Bismillah, saya bersiap lagi menghadapi. Setelah mengantar putraku, saya menuju tempat terapi putri bungsu. Ditengah jalan saya menerima sms, seorang sahabat mengundangku ke toko bukunya, karena pesanan buku-buku dariku sudah ada.

Pengalaman hari pertama yang cukup menbuatku merasa “deg-deg”an, meragukan langkahku untuk pergi kesana. Alhamdulillah ada kekuatan yang mendorongku untuk “terus” maju. Setelah memastikan putriku masuk ruang terapi, sayapun menuju ke kawasan pondok gede.

Allah menentukan lain!!, saya tidak berjumpa dengan sahabatku (krn ada halangan ia tidak dapat hadir). Alhamdulillah sekali lagi saya “merasa” saya melewati ujian Allah atas niatanku berhijab, krn saya tidak jadi mengurungkan niatan untuk mengujungi sahabat.

Belum hilang “deg-deg”an. Tetangga menelpon, mengajakku menengok putri sahabat yang dirawat di RS. Ya Allah, sekali lagi saya tahu saya tidak boleh mundur. Ini adalah hal yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, menjenguk orang sakit. Bismillah dengan berketetapan hati untuk menjalaninya, saya melaju dengan motorku. Subhanallah, lagi-lagi Allah menentukan lain, walaupun saya sudah sampai di rumah sakit, rencana dibatalkan, karena pasien sedang dalam pemeriksaan medis.

Sampai dirumah, dengan putri bungsuku, saya memutuskan untuk mampir dirumah tetangga. Ada beberapa orang tetangga disana, Lagi-lagi ekspresi kaget dan menarik diri, spontan mereka tunjukkan. Ya Allah saya tidak tahu darimana kekuatan itu, tanpa ragu dan salah tingkah saya mencoba menjelaskan kedatanganku, yaitu menanyakan ttg keadaan putri sahabat dan kapan kami akan menjenguknya.

Oya ada satu pertanyaan yang terlontar, tentang apakah saya sudah “serius” ataukah hanya untuk menahan debu. Hmmm saya memang sering “perpakaian rapat” ketika mengantar jemput putra’iku, maklum naik motor. Insya Allah Insya Allah.

Ya Allah akhirnya saya pulang dengan hati yang penuh rasa syukur, Engkau, dengan kasihMU masih memberiku kekuatan untuk menerima “reaksi-reaksi” dengan lapang dada.

Hari ke 3

Dihari ini, seperti biasa, saya “mengajar” putri bungsuku berenang. Didekat rumah ada sebuah kolam renang yang buka khusus untuk wanita dihari rabu dan jum’at.

Setelah itu, saya menjenguk putri sahabat. Alhamdulillah, ananda sudah membaik insya Allah akan segera pulang.

Hmmm mungkin karena sudah lebih “kebal” hari ini, saya tidak begitu banyak peka lagi dengan keadaan sekeliling. Tapi.. tetap saja saya merasa bersyukur dapat melewati satu hari lagi dengan “lebih baik”. Sungguh ada banyak hal yang memicuku menggunakan “hijab”, diantaranya wajah damai almarhum penyanyi Roker “gito rollies”. Wajah terakhir yang membikin saya iri, ingin bisa seperti beliau, dan “ketakutan” apakah masih ada kesempatan untuk saya “berjuang”, karena sungguh saya tidak tahu hidupku untuk detik berikutnya.

Hari ke 4

Lagi-lagi. Ekspresi kaget, curiga dan menarik diri, dari teman-teman yang menunggu kursus putra/inya. Jadwal hari ini, saya menunggu putra saya les bahasa Inggris dan matematika. Alhamdulillah hari ini, saya mulai “santai” dan menikmati reaksi tersebut. Alhamdulillah buku yang saya bawa habis saya baca (biasanya selalu diselingi ngobrol… ya komentar ya… (masyaAllah) ghibah dengan teman-teman). Inilah manis hikmah yang Allah janjikan. Insya Allah saya tidak akan menyesali keputusan saya.

Ada yang menarik hari ini, putri sulungku dan putraku kembali bertanya. Pertanyaan mereka lebih “berbobot”. Mereka menanyakan kriteria aurat bagi muslimah. Hmmm I proud of them. Saya bersyukur bahwa saya diberi Allah anak-anak yang cerdas dan berpikiran islami. Alhamdulillah ya Allah. Sekali lagi saya jelaskan, bahwa dengan kondisi seperti sekarang ini, saya menjadi lebih nyaman, dan merasa “terjaga”. Saya bisa melihat ada raut kebingungan diwajah mereka. Ya… Saya tidak akan memaksakan mereka menerima saya, perlu proses.

Hari ke 5.

Swimming day. Diantara “keberkahan” yang saya rasakan hari ini adalah, putriku masuk ke tahap3 dari pelajaran renang, mengayunkan tangan bergantian. Sudah lama saya kesulitan menentukan metoda yang tepat untuk itu. Sungguh Allah, MahaBesar dan Pemurah, dengan bimbingan seorang pelatih renang yang hari itu berada disana, terbukalah jalannya. Ibu pelatih yang baik, insya Allah saya tidak akan pernah melupakanmu.

Buatku ini adalah cara Allah menunjukkan kasih sayangNYA, sebagai “balasan” atas kepatuhanku.

‘BOOM”. Akhirnya datang juga reaksi yang sebetulnya sudah saya perkirakan, tapi masyaAllah not this big. Orang yang paling saya kasihi, paling saya “puja” dan “guru besar” untukku, suamiku tercinta, “Prinsipnya saya belum bisa menerima, bila adik lakukan”, waktu saya ceritakan “perkembangan” hijabku. I’am schock. Hmmm kumat deh.. “sesak napas”ku.

Lepas maghrib hingga menjelang tengah malam, saya “berjuang” mengikhlaskan semua “ketentuan” Allah. Kasihan juga anak-anak, hanya Allah yang tahu apa yang ada dihati mereka melihat saya “megap-megap” dengan berurai airmata. Dengan patuh mereka saling mengurus diri. Lalu berangkat tidur. Di heningnya malam saya berusaha menelaah dan menerima, sebagaimana dijelaskan dalam “literatur2″ bukan masalah yang utama tentang perbedaan pengertian hijab. Karena dari setiap paham, sebetulnya ada firmanNYA yang digunakan sebagai acuan. Alhamdulillah waktu kubersimpuh dan bersujud, ketakutanku untuk tidak mendapatkan kasihNYA, lebih besar dari ketakutanku tidak mendapatkan kasih suamiku. Ya Allah saya pasrah pada kehendakMU. Alhamdulillah”megap-megapku” hilang.

Hari ke 6

Life must go on. Hari ini saya lebih banyak di rumah. Pertama karena secara mental saya belum pulih benar, Kedua memang dihari sabtu, saya tidak punya jadwal rutin. Saya habiskan waktu dengan “belajar” bersama putri bungsu, mengatur file-file dalam komputer. Oya.. saya juga “berselancar” mencari bahan-bahan pengisi relung hatiku.

Hari ke 7

Kemarin suamiku(kami terpisah kota) minta dicarikan buku “Semesta Alam Mendukung”. Ya Allah saya deg-degan lagi, krn harus ke”Mall”. Lucu juga, karena selama ini, saya yang dikenal dengan “travelwati”, karena selalu pergi dan pergi.. Gak berani ke Mall. Saya ajak anak-anak untuk menemani. Awalnya mereka bersemangat, tiba-tiba saya melihat ada yang berubah diwajah putri sulungku. Muram. Saya tanyakan dan beri dia kesempatan untuk menentukan pilihan, kalau tidak berniat ikut saya mengijinkannya untuk tetap. Tidak,katanya, saya ingin ikut bu. Alhamdulillah pergilah kami bersama-sama

Mula-mula saya berpikiran, putri sulungku kesal dengan adik-adiknya, ya… maklum anak-anak ada saja “cerita” diantara mereka. Tapi.. dia menjaga jarak ketika kami berjalan diselasar mall (biasanya dia paling suka menempel disisiku, sambil berkomentar dan berdiskusi tentang barang-barang pajangan ditoko-toko). Puncaknya mata indah itu basah oleh airmata, saya masih berpikiran bahwa dia adalah masalah dengan kawan-kawannya, karena selama ditoko dia tidak berhenti sms. Saya tanya dia hanya menggeleng dan diam.

Dirumah, sekali lagi saya dekati dan bertanya, tetap diam. Saya peluk dia, dan dia menangis terisak-isak dipelukanku.

Kehabisan akal, saya telpon suami, saya ceritakan tentang putri cantik kami. Lalu… “BOOM”. Rupanya ia sudah terlebih dahulu sms bapaknya. And..She’s shame on me. She cant except what i did. Ya Allah

Sekali lagi, suamiku “menyuarakan” isi hatinya. Tentang apa yang harus suami dan anak-anakku hadapi, dengan tindakkan ‘berhijab” ini. Hmm maybe he’s right. Saya tidak boleh “egois”. So…????

Suamiku bicara tentang beban berat yang akan segera dia tanggung sebagai konskwensi beristrikan perempuan yang ingin”berjalan lurus”. Dia akan terdorong pada level yang “tinggi” sebagai pengayomku. Akan ada hal-hal yang mengharuskannya bekerja, dan berjuang 2x mungkin lebih……………….. Hmmm I’am sad. I love him. Saya sebetulnya membayangkan iapun akan meningkat “derajat”nya dengan apa yang sudah saya lakukan, karena bukankah seorang pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya. Kalau hasil kepemimpinanya bagus….. insya Allah…

Untuk putri sulungku dan putraku tercinta (saya tidak sebutkan putri bungsuku, karena dengan “kondisinya”, apa yang saya kerjakan tidak terlalu “berpengaruh”) Ibu tahu betapa berat tekanan dari sekelilingmu. Diusiamu yang sedang “peka”, ini pasti “pukulan” yang telak. Ya Allah sekali lagi saya hanya bisa pasrah dan berharap tebaran kasihMU akan mengobati luka-luka dihati kami… I don’t have anyword to say … (ps… ada surat untukputri sulungku yang saya muat disini)

Kisah-kisah perjuangan muslimah terbayang satu demi satu.

Bukankan yang dikasihi Allah, Maysitoh, rela kehilangan suami dan anak-anaknya dalam kobaran api, dibunuh oleh Fir’aun, karena beliau tidak mau murtad? apalah artinya ini bila hanya sekedar ekspresi kaget dan hinaan kata-kata?

Bukankah ketika pertamakali orang mengenakan jilbab, mereka terusir dari keluarga dari dunia pendidikan? Alhamdulillah sekarang para muslimah dapat leluasa menggunakan jilbab.

Apa yang saya kerjakan bukan apa-apa. dibandingkan, Masitoh, dibandingkan dengan para perintis jilbab. Ya Allah hanya kepadaMU saya berserah. Sungguh yang benar pasti benar.

Lalu,… Bismillah I decided, saya akan “menghindar” sementara dari kehidupan suami dan anak-anakku. Saya hanya akan dirumah dan ada bila di”butuh”kan. Saya akan biarkan mereka “berjalan” tanpa saya dampingi kemana-mana seperti selama ini saya lakukan. Saya sadar saya bukanlah “kebenaran” mutlak, saya tidak ada di pertandingan “salah-benar” atau “kalah-menang”.

Islam adalah agama yang penuh cinta, saya tidak ingin “menyakiti” anak-anak dan suami. I love them. Hijab inipun saya lakukan karena cinta saya pada mereka. Ini cara saya juga menyatakan cinta saya pada mereka dan salah satu sebab saya berhijab. Ini cerita “behind the scene”….

Suatu hari ditempat terapi putri bungsuku, saya bertemu seorang bapak dan istrinya, menunggu putranya terapi. Saya saat itu, sudah “menutup” diri, mengenakan gamis, berkerudung panjang, dan tidak bermake-up. Ya Allah hanya Engkau yang Maha Tahu, apa yang bergejolak dalam hatiku, menyadari tatapan nanar bapak tersebut (dengan istri disebelahnya) yang tidak berkedip kearahku. Dalam keadaan yang sangat “haru biru”, itulah kesadaran muncul dari dalam hati, bahwa apa yang saya kenakan belumlah cukup jadi hijab untukku. Dan sebab timbul nafsu bervariasi. Tidak semua yang cantik atau muda atau sexy saja yang akan “menarik”, kadang yang “biasa”pun bisa memicu. Kewajiban sebagi seorang muslimah, sebagai seorang istri, sebagai seorang ibu, untuk selalu menjaga “cahaya muslimah” bercahaya didalam diri, terlindung dari segala bentuk yang dapat memudarkan cahaya itu.

Dan Alhamdulillah ya Allah, bersamaan dengan saya menutup diri, kebaikan-kebaikan dan proses untuk “berlari” mendekatiMu kian lancar. Apa yang kukira sudah tak mungkin berubah (dengan sifat asli saya yang sangat tidak sabaran, emosional, meledak-ledak) jadi “terhentak”. Saya tahu langkah-langkah saya masih jauh dari gambaran muslimah sejati, saya masih harus banyak belajar, berjuang dan melangkah. Mudah-mudahan Allah sudi menjaga apa yang sudah kuraih, dan mau memberiku kesempatan untuk terus melangkah.

Ya Allah yang Maha Agung… Aku pasrah pada kehendakMU

PS: Ada banyak “BOOM” lagi, dari keluarga suami, keluargaku, kawan-kawanku, tetangga, kerabat jauh, kawan-kawan suami, kawan-kawan anak-anakku… dsb-dsb Hmmm saya harus bertanya pada Almarhumah Lady Di, bagaimana menguatkan azam berjalan dilapangan ranjau…… (Hmmm suamiku protes dengan memasang nama Lady Di disini, katanya beliau bukan “panutan” untuk muslimah…. Hmmmm saya hanya teringat bagaimana hebohnya keluarga kerajaan dan rakyat Inggris ketika beliau dengan gagah berjalan diantara ranjau-ranjau di arena medan perang, its like me now… I face with “another boms”…, and i pray Allah will give me the “spirit” to walk)

Hari ke 8

Pagi-pagi putraku mengeluh sakit mata,… Mata kanannya sedikit berwarna merah. Padahal besok ia akan pergi studiwisata, sesuatu yang sudah lamaaa ditunggu-tunggunya. Agar tidak “menjadi” saya ajak ia berobat.

Hmmm disaat-saat kami menunggu antrian dokter di salah satu rumah sakit, adalah saat-saat yang membahagiakan untukku. Kami berbincang-bincang banyak, matanya berbinar-binar ketika itu, sesekali ketika ia merasakan “ketidak nyamanan” diletakkannya kepalanya dipangkuanku. Alhamdulillah putraku tidak lagi “menghiraukan” tatapan mata disekeliling kami, alhamdulillah sungguh Engkau selalu memberiku cahaya disaat-saat kuterpuruk. Dengan berjalannya waktu putraku mulai belajar “menerima”ku. Ini adalah karunia Allah tak ternilai hari ini.

Hijab hari ke 9

Ada pelajaran menarik tentang “keikhlasan”.

Sepulang dari dokter kemarin, putraku uring-uringan, dokter menyarankan untuk “istirahat” dirumah selama satu minggu. Saya paham betapa kecewa hati putraku tersayang. Sudah terbayang ia tidak dapat mengikuti studiwisata. Bapaknya, suamiku tercinta, memintanya untuk bersabar dan ikhlas. Ya.. bagaimanalagi ini adalah musibah yang tidak diminta ataupun direncanakan datangnya. Putraku mendengarkan petuah bapaknya dengan linangan air mata. Hmmm saya tidak tahu apa yang ada didalam pikirannya, yang terang setelah sholat ashar, putraku kelihatan lebih “tenang”. Ya Allah ringankan hati putaku, berilah kepahaman untuk apa-apa yang dianggapnya “sulit”. Tiba-tiba…..Subhanallah, sore kemarin… kawan sekelas putraku menelpon, menyampaikan berita dari walikelasnya, bahwa putraku diijinkan untuk ikut studi wisata dengan syarat menggunakan kacamata hitam. Wah-wah… (tidak ada kata-kata yang cukup mengambarkan reaksinya saat itu) Alhamdulillah ya Allah

Jadilah pagi ini putraku… pergi dengan kawan-kawannya. Wajahnya… sungguh tampan dengan kebahagiaan yang sempurna.

Sungguh hanya Allah yang dapat menjawab doa-doa kami… Hanya Dia Yang Berkehendak, dapat merubah apapun dalam sekejap mata. Alhamdulillah wa syukurillah.

8.30.. “BOOM” my mom….. ada didepan pintu rumahku, beliau tinggal di kota lain yang cukup jauh….

Ya Allah saya tidak akan melawan apapun kehendakMU. Saya hanya tahu Engkau adalah Dzat yang sangat sempurna, Yang Sangat Penyayang dan Pengasih, yang memberikan perintah karena kasih dan sayangMU. Sungguh tidak ada yang lebih tahu arti kebaikan untukku selain Engkau.

Hari ke 10.

Sampai hari ini, my mom belum bicara apa-apa. Hanya wajahnya yang segera “berubah” ketika, ia melihatku menggunakan perlengkapan hijabku. Ya Allah….. saya tidak ingin juga memulai pembicaraan ini, biarlah semuanya mengalir seperti air, saya percaya, Haqul Yakin, bila saya tetap”berjalan” seperti saat ini, Allah akan selalu menuntunku, membimbingku ke arah yang IA mau.

Kemarin ketika kami (saya dan suamiku) berbincang, kami memang dipisahkan oleh jarak yang cukup jauh, tapi alhamdulillah komunikasi diantara kami cukup lancar, beliau menyampaikan. Pada dasarnya beliau tidak melarangku menggunakan cadar, karena saya tidak menyalahi aturan Islam, malahan ada “dasar-dasar” hukum yang cukup jelas. Hanya saja, beliau belum siap menerima. Dan harapan indah terdengar di telingaku, Mudah-mudahan ketika kami bersatu kembali (tinggal sebulan lagi habis masa tugas suamiku dikota itu,insya Allah) “keIslaman” kami sekeluarga akanlebih baik. Ini adalah kata-kata manis yang terasa demikian sejuk menyusup dalam relung kalbuku. Alhamdulillah ya Allah, pagiku sudah kau isi dengan kebahagiaan.

Hmmm memang si…saya cukup paham dengan apa-apa yang dirasakan oleh suami dan anak-anak tercintaku. Saya saja yang memang berniat dan cukup mempersiapkan diri, ( terutama dengan adanya kemungkinan-kemungkinan penolakan, baik itu dari diri sendiri, suami, anak-anak, keluarga suami, keluargaku, lingkungan tetangga, lingkungan bisnis dsbnya), merasakan banyak “kejutan” dan “boom”, apalagi mereka. Maafkan ibu nak. Maafkan istrimu, suamiku.

Memang sebelum saya kenakanpun saya sudah “sosialisasikan” dengan menunjukkan cadarnya, dan mengenakan didepan mereka, bahkan kami sempat bercanda saat itu. Tapi rupanya antara “melihat” dan “mengalami” memberikan pengalaman batin yang berbeda

Alhamdulillah putri sulungku sudah mulai “mencairkan kebisuan” diantara kami. Terima kasih sayangku. Terima kasih untuk kebaikan hatimu membuka pintu pemahaman. Buatku.. that’s enough now… Buat saya ini sudah sangat berarti. Apa-apa yang anak-anak lakukan saat ini, walaupun hanya sebuah tindakan yang kecil membuatku seperti “bergelas-gelas madu” mengalir ke tenggorokanku. Nikmat sekali…. Ya Allah sungguh selama ini saya kurang “mensyukuri” nikmatMu menjadi seorang ibu dan menjadi seorang istri. Ampuni saya ya Allah.

Penutup

Ternyata, apa yang saya lakukan juga “menarik” perhatian orang-orang disekelilingku.

Hari ini, saya mengunjungi sebuah bakery yang ada didekat rumah, saya sering membeli disana, karena rasa kue-kuenya yang cukup enak dan terjangkau harganya. Waktu akan membeli, sang penjual, mengatakan kalau kue yang saya mau itu diberi “rum”…. saya beralih ke kue yang lain… jawabannya sama kue inipun diberi “rum” dan (katanya lagi) hanya roti yang tidak mereka tambahkan “rum” dalam pembuatanya. Ya Allah saya tidak tahu harus bicara apa lagi. Ampuni saya ya Allah, entah sudah berapa banyak kue yang saya, keuargaku, teman-temanku makan. Karena sebelum saya datang dengan bercadar, mereka mengatakan hanya menambahkan “essence” ke dalam kue-kue mereka. Sungguh saya salut dengan “keberanian” sang penjual menyampaikan hal ini padaku. Semoga Allah akan memberikan juga “cahaya” baginya dan diampuni semua kesalahannya.

Saya tidak akan berputus asa dengan kasih dan sayang Allah. Sampai kapanpun saya akan terus berjuang. Ya Allah hanya padaMulah kami menggantungkan harapan, bimbinglah kami Ya Allah. TanpaMu tidak akan mampu kami menghadapi. Amin ya Rabbil Alamin

copy n paste
http://cahayamuslimah.com/blog/pengalaman-batin



Read More......

Wednesday

thnks buat tman2

buat tman2 yg sentiasa mengunjungi blog coretan ungkapan hati ...dinbarboza sang pahlawan berjaggut merah...ingatan tulus ikhlas dari sya...semoga ukhuwwah ini terus tersemai di hati,hingga kta berjumpa dgn kekasih hati...rabbul 'alamin..



barboza : thks buat wawa ats jerih payahnya mbut gmbr d ats...truskn brkrya.. Read More......

SEBAB AKU ADALAH MANUSIA

Robbi...
Telah aku berdoa pada-Mu
Dalam hampir tiap-tiap waktuku.
Aku berkata pada-Mu
Cabutlah segala rinduku, kecuali kerinduan pada-Mu
Dalam simpuh dan sujudku
Selalu aku mengadu
Jangan gugurkan pahalaku
Hanya karena secuil rindu yang mengganggu

Robbi...
Jika Kau takdirkan peluru menembus ulu hatiku
Dan lalu aku menjumpai-Mu
Terimalah ke-syahidanku
Telah aku bertaubat, atas segala kenangan yang kuingat.

Ini ada peluru, ini ada mesiu
Aku rindu Ayah Bunda, aku rindu Si Dia,
Tetapi aku lebih rindu pada-Mu
Saat musim salju tiba
Maka rindu pun menjelma
La hawla wala quwwata illa billah...


by abu qudama Read More......

Thursday

formula mendapatkan tarikh masehi dan hijriah

tgh sibuk cari2 buku tuk merampungkan essmnt ni...sya tertarik dgn sebuah buku
"umat islam di sepanyol dan sicily" terjemahan Mahayuddin hj Yahya. buku 2 bercerita tentang sejarah umat islam di sepanyol..sepanyol negeri kaum muslimin berkuasa selama lebih 5 abad lamanya..yg sekarang hanya tiggal nostalgia...andalus(sepanyol)telah pergi meninggalkn kita.."Wa andalus"...

saya ni memang sangat suka baca buku2 berkenaan sejarah..apatah lagi sejarah yg ada sangkutpautnya dengan andalus dan suka duka umat islam di seluruh belahan dunia baik dari zaman nabi sampailah zaman sekarang ni...
selain fakta sejarah..ada stu ilmu baru
yang bg saya sgt2 menarik

formula memudahkan untuk menukarkan tahun masehi kepada tahun hijriah ataupun sebaliknya,,
sangat bermanfaat bagi org yg lemah menghafal tarikh2 masehi dan hijriah skali..=)



T.M - 622 * 33/32 = T.H
2009M - 622 * 33/32 = 1430-1431H
T.H *32/33 + 622 =T.M
1430H * 32/33 + 622 = 2008 - 2009 M

sangat bagus kn...so x payah lah kta kna hafal tarikh masehi dan hijriah sekali... =)
selamat mencuba...




Read More......

Kembali!!!

Rasanya da lama x menulis d blog...di bilang bz x la jga bz sngat...di blang rileks byak lagi kerja yg harus di setelkan...so pandai2lah atur masa 2...

dalam masa beberapa minggu ni byk sanagt hal2 yg berlaku..
dari kem arabic sbpi..
kem arabic d ma'had johor..
rakan sebilik kehilangan duit n hp...
sampailah...



laptop rosak ak kna pun di sebattt olh para pencuri trsebut...
tidak tau dorg nk wt apa lptop rosak 2...da la x le bwa k mana2 coz kna gna screen luar sebagai alat penyambung nyawa...

anyway....mudah2an Allah bka pintu hatinya untuk brtaubat dan membuang tabiat yg sudah mendarah daging tu...
tp...
ingat hutang antara manusia ni...klu di dunia x terselesai...
urusannya di akhirat kelak...




Read More......

ehhm....aku.

Ya Aku redha Allah sbg Rabbku…krna itulah janji ku kpdNYA sblm ku melihat alam dunia ini…

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِن بَنِي آدَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُواْ بَلَى شَهِدْنَا أَن تَقُولُواْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ [الأعراف : 172[

“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)"-al a’raf:172-

Berjihad di jln Allah???
itulah cita2 ku…



krna itulah syarat jual beli dgn Allah swt…untuk mendapat syurga yg abadi dan terlepas dari salah satu cabang kemunafikan.

إِنَّ اللّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْداً عَلَيْهِ حَقّاً فِي التَّوْرَاةِ وَالإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللّهِ فَاسْتَبْشِرُواْ بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ [التوبة : 111]

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar–at taubah : 111.

من مات ولم يغز ، ولم يحدث به نفسه ، مات على شعبة من نفاق
الراوي: أبو هريرة المحدث: مسلم - المصدر: المسند الصحيح - الصفحة أو الرقم: 1910
خلاصة الدرجة: صحيح

“Barang siapa mati kemudian tidak berperang( fi sabilillah ) dan tidak pernah terdetik di dalam hatinya untuk berperang maka dia akan mati dalam salah satu cabang dari nifaq.” –hadist sohih riwayat muslim

ingat mati hanya sekali..kemana dan dimana pun kalian berada maut pasti akan menjeput.. pilihla mati yg mulia..

-Kecintaanku kepada sesama muslim tidak berbelah bagi…

مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم ، مثل الجسد . إذا اشتكى منه عضو ، تداعى له سائر الجسد بالسهر والحمى
الراوي: النعمان بن بشير المحدث: مسلم - المصدر: المسند الصحيح - الصفحة أو الرقم: 2586
خلاصة الدرجة: صحيح

Permisalan bagi seorg mu’min dgn mu’min yg lain dalam kecintaan , kasih sayang dan sifat lemah lembut mereka antara satu sama lain seperti satu jasad. Jika satu bahagian badan ini merasa sakit maka seluruh jasad akan merasa sakit dan demam.- hadist sohih riwayat muslim-

Melihat org muslim di injak2 kehormatannya x kan kubiarkan…ingat pesan rasulullah :
من لا يهتم بأمر المسلمين ؛ فليس منهم
الراوي: حذيفة بن اليمان المحدث: الألباني - المصدر: ضعيف الترغيب - الصفحة أو الرقم: 1099
خلاصة الدرجة: ضعيف


“Barangsiapa yang tidak ambil peduli atas urusan kaum muslimin maka dia bukanlah dari umatku ..”-hadist dhoif riwayat al-albani-
Read More......

Saturday

What ur Excuse!!!

































Read More......

Sunday

Aku, Kawan dan Kolam Renang

"Kuatnya ko berenang sampai buat 18 putaran dari awal mask sampai la nk tutup kolam renang ni..aku 3 putaran je da tak larat da" kta seorang kawan... ..dalam hati ku bercakap "aku pun 1 putaran da x larat jga sebenarnya..iya la da berkurun lama x berenang 2 yg x larat 2 huhu ...

Ehhm, ku pikir2 mungkin kita dapat berkongsi beberapa pengajaran dari peristiwa di atas :

Kunci sebenar sya blh bertahan lama adalah sabar,yakin dan ada target yg jelas...saya pun klu di turut bukanlah terer dalam bab renang2 ni..tapi sabar dan keyakinan 2 yg membolehkan ak buat semua 2...ak teringat masa sekolah dulu di DS...masa 2 ak dan kawan2 pergi berenang di sebuah tasik yg luas..kmi berenang di tepi tasik je maklum la tasik tu luas dan dalam...ada sorg kwn 2( bdnnya kurus je..lebih kurus dari dude kot ( sowwy dut )) cba berenang merentasi tasik tersebut...cuba bayangkan beliau berenang dri ujung ke ujung 2 lebih kurang 1 jam tanpa henti dahsyat bukan..ketika di tanya knapa blh tahan lama berenang jwabnya apa...

1. Sabar walaupun terasa letih sangat karena keletihan itu akan hilang berganti dengan rasa nikmatnya berenang 2. (fanshib..fainna lazzata ba'da ta'ab)
2. Sentiasa motivasi diri ini..."kalu sya menyerah kalah saya akan mati kelemasan di tgh tasik ini...maknanya mati sia2."
3. Yakin akan ke bolehan diri
4. yang terpenting niat 2 kena betul lillahi ta'ala ( i'dad fi sabilillah ), karena satu amalan yg sama dapat ganjaran yg berbeza..klu niat kita berenang ni hanya untuk kesihatan dan suka2 kita akan dapat apa yg kita hajatkan, kalu kita niat lillahi ta'ala, kita akan dapat pahala dan sehat tubuh badan... ( tentunya niat ikhlas 2 disertai dengan tuntunan yg betul dari nabi )..

Klu kita renung kembali sejarah silam kesabaran merupakan salah satu kunci utama kejayaan umat islam diantaranya:

Lihat bilal bin rabbah ra kesabaran beliau dalam mempertahankn keimananan sanggup di siksa di bawa sinar terik matahari di padang pasir natijah dari keimanan beliau beliau mendapat predikat dari rasul suara tapak capal beliau sudah terdengar di syurga meskipun beliau masih hidup bersama rasullah..

Lihat keluarga yasir ra ibu bapaknya mati di siksa oleh kaum quraisy namun mereka tetap teguh dengan keimanan natijahnya keluarga beliau di janjikan oleh rasulullah tempat di syurga ( sabran ya ahla yasir fainna maw'idakum aljannah)

pada zaman tabi'in ada seorg brtanya kepada seorang ulama' akan pentingnya makna sabar kemudian beliau mengajak org tersebut kesuatu tmpt..beliau kemudian menghidupkan dua buah lilin..kemudian beliau menyuruh untuk bersemaan meletakkan ujung kuku di ats nyalaan lilin tersebut siapa diantara mereka yg tersabar...setelah meletakkan ujung kuku diatas lilin dalam beberapa saat org tersebut merasa kesakitan dan menarik tangannya sementara sang ulama' masih tetap beratahan dalam beberapa saat..kemudian org 2 pun bertanya..apa maksud semua ni...sang ulama pun menjawab kalau la anda boleh sabar sedikit sahaja niscaya anda bolh mengalahkan saya..( kuncinya sabar)

kita lihat said qutub ketika hendak di laksanakan hukuman gantung terhadapnya..datang seorg pegawai tinggi kerajaan menyuruh beliau hanya untuk meminta ma'af kepada rezim pemerintah saat itu dan hukuman gantung akan dibatalkan kemudian beliau menolak..selepas itu datangla seorg ulama azhar yg menyuruhnya membaca lailaha illlallah...apa kata beliau..."atas kalimah lailaha illallah ak berada di tiang gantungan ini semantara anda makan dan minum dengan menjual kalimah lailaha illahllah"- sanggupka kita sabar berhadapan dgn tiang gantungan mcm beliau hanya untuk menyuarakan kebenaran di depan penguasa yg zalim??)

demikian pula kisah imam samudra cs dan kisah2 lainnya yg boleh di jadikan tauladan dalam mengukur setingkat mana tahap kesabaran kita..

by barboza07
Read More......

Friday

mesgreysend...aku dan perubahan..

Kursus..kursus..kursus...sempat juga perkataan tu terkeluar dari mulut ini. Terbayang d benak ni segala ocehan..bentakan..hardikan..dan segala doktrin yg bkal kmi terima.Sesampai d sana perasaan ini agak hairan jga, kitorg dok dlm chalet yg kira agak mewah ..1 chalet 2k 4 org (mcm pg brcuti je)..jdual kelas yg x terlalu padat..pelajrn2 macam pencairan, trivia,belon, topeng, kembara buta, aku dan perubahan dan muhasabah diri..byk membrikan input2 yg berguna bg sya n kwn2..Walaupun kbykn pljrn d atas brsifat kebudak2kn nyg penting katanya kita enjoyyyy...




Read More......

Wednesday

Read More......

PPSMI???

PPSMI...
ehmmm,
setuju??
tidak setuju???
stiap orang ada persepsi masing2...ada yg setuju ada yg tidak...

kalau kita mengimbas sejarah masa lalu...kejayaan suatu peradaban itu bukan bergantung pada bangsa dan bahasa org lain...tp memajukan bangsa dgn acuan bangsa dan bahasa sendiri...

peradaban islam di andalus mencapai puncak keemasan dgn mentrjmahkan ribuan kitab2 dr bhs yunani dan parsi kedalm bhs arab dan mula mengkaji dan mencipta benda2 baru dalam sejarah umat manusia...

peradaban barat mulai berubah pada akhir abad ke 15 setelah kaum cerdik pandai mereka mempelajari bhs arab...dan menterjemahkan buku2 umt islam kedalam bhs ibunda mereka ..

jepun dlm masa 50 thun setelah pengeboman hirosima dan nagasaki menjadi satu bangsa yg mju dalam bidang tekhnologi..kuncinya..dasar cinta bahasa dan doktrin sifat2 kreatif dan mencipta satu benda baru sejak dr dini lagi...


so....cinta dan memperkaya bhs sendiri..bukanlah langkah kolot, mundur kebelakang dan anti kemajuan tapi meupakan salah satu kunci kejayaan tamadun masa lalu...kini...dan akan datang.

Pikir2 kan lah wahai org yg berakal.. Read More......

Sunday

Doa Seorang Pemuda

Ya..Rabbi……
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup
Aku tidak mengharap dia semulia Fatimah Radhiyallahuanha, tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha ,Pun tidak secantik Zainab Radhiyallahuanha, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha.

Aku hanya mengharap seorang Wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban, dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat
Karena aku sadar aku bukanlah orang yang semulia Abu Bakar Radhiyallahuanhu,
Atau setaqwa Umar Radhiyallahuanhu,
pun setabah Ustman Radhiyallahuanhu,
Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahuanhu,
setegar zaid RadhiyallahuanhuJuga segagah Ali Radhiyallahuanhu,
apalagi setampan UsamahRadhiyallahuanhu.
Aku hanyalah seorang lelaki akhir zamanyang punya cita – cinta..

Ya…..Rabbii …….
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi Pemuda yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu
sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku

Ya…..Rabbii …….
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi Pemuda yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu
sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku

Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu

Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat
:) :)

by
Prince of Jihad Read More......

Friday

Sampai jumpa lagi…

Wahai bidadari, kau hadir menyapaku

Lalu pergi lagi meninggalkan luka

Aku tahu, kau hanya ingin menyedarkanku

Akan hakikat hidup ini

Bahwa tak ada yang abadi

Selain kenikmatan surga yang hakiki


Entahlah…

Aku sering terjatuh berkali-kali

Padahal aku menyadari

Sebenarnya semua ini kesalahanku sendiri


Namun aku lemah

Aku tak seperti para mujahid yang gagah berani

Aku ingin menjadi seperti mereka

Karena merekalah sesungguhnya lelaki sejati


Bidadari,

Aku tak tahu harus mengucapkan apa padamu

Habis rasanya kata-kataku untuk menggambarkan perasaanku

Bahwa aku sangat merindukanmu


Ya Allah,

Bantulah hamba-Mu ini bangkit dari kubangan ini

Aku ingin kembali pada-Mu

Paksalah aku untuk berubah jika perlu

Aku merindukan syahid di jalan-Mu

Aku merindukan syahid di jalan-Mu

Kabulkan doaku ya Allah

Amin.


By,
( Jr Mujahid ) Read More......

Mikhail 2

Aroha irihapeti...
Raihana...

Sapa sebenarnnya diantara kedua gadis diats yang dapat menggugah hati mikhail sang penjagal nyawa...makin di baca novel ini makin seru pula...x tau bunga yang mana satu yg akan di pilih ..
Apakah si gadis maori dari New Zealand yg betul2 sangat sukakan dia...
atau kah Raihana anak orang yg sangat di bencinya "datuk Halim"..yg karenanya mikhail hidup tanpa ayah dan ibu...menjadi seorg yg penuh dengan benci, dendam, dan tidak berperasaan...

Aroha...Raihana ??? ehmm... satu soalan yg boleh terjawab dengan membaca terus novel ini..=) Read More......

Thursday

Mikhail

mikhail....sang Pembunuh Propesional..
aroha irihapeti...gadis manis Maori dr New zealend
uncle dickens...
dan sederet nama-nama laen yg menghiasi dada novel terbaru Ramli Awang Mursyid...
Penuh dengan Aksi mendebarkan..romantis..dendam..iri dengki..gila harta..kuasa..pangkat dan jabatan...dan banyak lg aksi2 laen yg blh menghanyutkn fikiran anda dr Alam fantasi ke dunia Realiti...


Baca jgn x baca...

Ak pun dalam proses membaca buku novel ini... Read More......

Monday

Madah Sang Srikandi

Sang SriKAndi bermadah kepadaku,

Ujian adalh tarbiyah dr Allah..
Apakah kitaN b’sabar menerimanya atau pun yg sebaliknya.
Ketenangan yg hadir selepas kesusahan, semuanya adalah nikmat dr tuhan.

Ya ikhwan,
Ku b’bangga melihat mu derita dlm p’juangan drpd melihatmu gembira dlm kelalaian..
Ku b’bangga m’dengar tangisan mu kerna pengorbanan dr melihat tawamu kerna p’khianatan..
Ku b’bangga andai kau syahid drpd kau hidup tanpa islam...

Ya Allah... mendengar madah sang SriKAndi ak terpikir,...adakah ak termasuk org yg gembira dalam kelalaian, sibuk dengan perkara-perkara dunia yg penuh dengan mihnah dan tribulasi...adakah ak termasuk org yg tersenyum melihat sang ibu yg menjadi janda, sang anak yg kehilangan tempat bergantung...dirampas oleh Sang pengkhianat agama...Serta di bunuh oleh Sang Teroris yg berkedok pembela hak asasi manusia....x x x x..

ak takut...ak takut...ak takut...trmasuk dlm golongan2 org trsebut diatas...
ak berlindung padaMu Ya Allah...dr perkara tersebut...


Ak bangga klu ak termasuk dalam golongan org yg mendapat redhaMu...
Ak bangga menjadi org yg syahid membelah agamaMu... Read More......

Sunday

CoRat Corettt

Da agak lama x menulis di blog....
sejak blog ni jd rosak akibat tangan nakal ana yg asyik utak atik blog sana sini..atas bawah..kanan kiri.. sampai x dpt nak baiki balik hu...

Ya itu r namannya manusia yg x akan puas dgn apa yg ada di tangannya..
sentiasa berusaha menggapai apa yg ada di depannya..
dgn penuh tamak..haloba...dengki..iri hati...terhadap kelebihan org lain darinya...

Hanya agama la sebagai pembimbing..
menunjukkan mana yg patut di buat dan mana yg patut di hindari..
meskipun ianya berat di hati naluri...
ikhlas krna Allah dan mengikuti perintah rasul la yg patut di ikuti... Read More......

Perjuangan MEnegakkan Islam

Perjuangan MEnegakkan Islam
Tak seindah yg kita bayangkan
PEnuh Cubaan duka Nestapa
Menghiasi setiap alunan Langkah

Namun ku cuba renungkan Lagi
pesan dalam al qur'an suci
Allah tak pernah membiarkan
pengakuan Iman tanpa ujian

Allah tujuan kami
Ar-rasul tauladan kami
Alqur'an perlembagaan
Al jihad itulah jalan Read More......